Sering kali ketika ingin membeli barang dari luar negeri, kita dihadapkan pada berbagai regulasi kepabeanan yang terasa rumit. Mulai dari aturan impor, bea masuk, hingga pajak tambahan, semuanya dapat memengaruhi harga akhir suatu produk. Namun, di balik kompleksitas tersebut, terdapat sistem yang dirancang untuk menjaga stabilitas perdagangan dan mendukung pendapatan nasional. Peran ini dijalankan secara profesional oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai garda terdepan pengawasan lalu lintas barang antarnegara.

Ketertarikan terhadap dinamika perdagangan global inilah yang mendorong Albyanti Maria Devi, yang akrab disapa Bian, untuk merasakan langsung pengalaman magang di DJBC. Baginya, memahami kebijakan perdagangan internasional tidak cukup hanya melalui teori di bangku kuliah. Ia ingin melihat secara langsung bagaimana regulasi diterapkan, bagaimana dokumen diperiksa, serta bagaimana koordinasi antarunit dilakukan demi memastikan kelancaran arus barang dan kepatuhan terhadap aturan.

Selama menjalani program magang, Bian terlibat dalam berbagai tugas administratif dan pengolahan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas ekspor-impor. Ia juga berkesempatan melakukan observasi langsung ke beberapa unit kerja di lingkungan DJBC. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang sistem kepabeanan Indonesia, mulai dari proses verifikasi dokumen hingga pengujian barang di laboratorium.

Salah satu momen paling berkesan bagi Bian adalah ketika ia mendampingi pertemuan bilateral tahunan antara Bea Cukai Indonesia dan Bea Cukai Malaysia. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menjelaskan profil Kantor Pusat Bea Cukai hingga peran Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) kepada delegasi dari Malaysia. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan rasa percaya dirinya, tetapi juga memperluas wawasannya tentang diplomasi ekonomi dan kerja sama internasional.

Lingkungan kerja di DJBC yang suportif dan terbuka membuat proses adaptasi Bian menjadi lebih mudah. Meski sempat menghadapi tantangan memahami istilah teknis kepabeanan, dukungan para staf membantunya berkembang secara profesional. Pengalaman magang ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya di bidang perdagangan dan kebijakan internasional.