Jordi Chawdhury Adam memiliki minat terhadap isu kawasan Eropa Timur. Ketertarikan tersebut membawanya pada kesempatan yang tidak datang setiap hari. Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional BINUS angkatan B26, ia ingin melihat secara langsung bagaimana praktik diplomasi berjalan di balik meja perundingan. Oleh karena itu, ia memilih menjalani Internship Track di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Belajar Langsung di Lingkungan Kerja Diplomasi

Melalui Program Enrichment BINUS University, mahasiswa didorong untuk merasakan pengalaman kerja sebelum lulus. Dengan demikian, mereka dapat memahami dunia profesional secara nyata.  Bagi Jordi, Kementerian Luar Negeri menjadi tempat yang tepat untuk menerapkan teori hubungan internasional ke dalam praktik sehari-hari.

Mahasiwa Magang Jordi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI

Selanjutnya, ia ditempatkan di Direktorat Eropa II. Unit ini menangani berbagai negara di kawasan Eropa seperti Rusia, Turkiye, negara-negara Balkan, serta kawasan Nordik termasuk Denmark. Selain itu, direktorat ini juga membawahi Jerman, Kroasia, dan Belarus. Lingkup kerja yang luas tersebut membuat Jordi memahami dinamika hubungan bilateral Indonesia dengan berbagai negara.

Rutinitas Magang di Direktorat Eropa II

Selama masa magang, Jordi terlibat dalam berbagai tugas administratif hingga persiapan kegiatan diplomatik. Ia membantu pembuatan notulensi rapat bilateral, penerjemahan nota diplomatik, penyusunan draft surat resmi, pengarsipan, serta persiapan dan pelaksanaan rapat. 

Jordi juga berkesempatan mengikuti kegiatan dinas ke perusahaan seperti PT Syntronic, serta menerima dan mendampingi kunjungan tamu asing dari kementerian dan kedutaan negara lain. Pengalaman ini memberinya gambaran nyata tentang ritme kerja diplomasi yang cepat, detail dan penuh tanggung jawab.

Bagi Jordi, pengalaman ini bukan sekedar kewajiban akademik, tetapi langkah awal untuk memahami jalur karier di bidang diplomasi dan hubungan internasional. 

Tips Mengikuti Magang di Kementerian Luar Negeri

Teruntuk mahasiwa yang tertarik, program magang Kementerian Luar Negeri RI ini dapat diikuti melewati kerja sama universitas atau program resmi Kemenlu. Persiapan dokumen seperti CV, transkrip nilai, surat pengantar kampus, dan motivation letter menjadi langkah awal penting. Tak hanya itu dengan kemampuan berbahasa asing dan pemahaman isu global juga menjadi nilai tambahan.

 

 

Penulis: Albyanti Maria Devi